Blog

Kekuatan Pendorong Pergudangan On-Demand

by Administrator 13/08/2018 In Warehousing

E-commerce Mendorong Permintaan Untuk Pergudangan


Berbeda dari pergudangan tradisional dengan kontrak tahunan yang panjang, gudang on-demand memberikan pilihan bagi pengirim barang untuk memakai layanan gudang sesuai keinginan. Walaupun produk utamanya adalah tempat penyimpanan, segala layanan terkait perpindahan stok dari dan ke gudang harus diintegrasikan ke model produk tersebut. Layanan pergudangan harus dapat meningkat untuk memenuhi permintaan dan menurun saat permintaan juga menurun.

Membentuk model pekerjaan gudang on-demand bisa menjadi rumit. Untuk sukses, gudang on-demand harus dapat memaksimalkan jumlah pembeli dan penjual

Model pergudangan tradisional berjalan seperti ini; panjang sewa pada umumnya selama 5 tahun atau lebih. Luas tempat yang dibutuhkan perusahaan dihitung berdasarkan forecast penjualan, yang cenderung menjadi semakin tidak akurat semakin lama proyeksi dibuat. Karena inilah, semakin masa sewa mendekati akhir, luas tempat yang disewa semakin tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Biasanya, ini berarti ada tempat yang tidak terpakai atau tempat sudah tidak mencukupi lagi. Karena biaya transaksi yang tinggi, pemilik gudang tidak menyukai sewa jangka pendek.

Menemukan gudang bisa menjadi proses yang makan waktu, panjang, dan seringkali membuat frustasi. Umumnya, banyak perusahaan dengan space gudang menghadapi tantangan akibat space yang tidak terpakai karena permintaan tinggi musiman dan permintaan rendah pada musim yang sepi.


Mengapa Gudang On-demand Populer?


Sederhananya, e-commerce. Kita hidup di dunia yang terhubung dan bergerak cepat, dimana konsumen terbiasa dengan layanan on-demand. Dari layanan antar makanan sampai belanjaan, transportasi dan logistic sampai pengiriman pesanan online, ini adalah dunia yang berorientasi ke “sekarang”.

Konsep on-demand sudah membantu banyak industry dan model bisnis untuk berubah. Kemampuan untuk mengembangkan layanan gudang untuk memenuhi permintaan dan kemudian memperkecilnya lagi saat tidak dibutuhkan sangatlah menarik bagi banyak bisnis, khususnya di pasar, industry musiman, atau mereka yang berhubungan dengan produk musiman.

Dengan melonjaknya e-commerce, peritel terus mengembangkan cakupan produk mereka karena konsumen menginginkan lebih banyak pilihan. Karena ini, peritel seringkali mencari space gudang, namun mereka membutuhkan kondisi yang dapat disesuaikan. Sebaliknya, banyak gudang memiliki space yang cukup untuk menampung permintaan musiman namun space tersebut tidak terpakai diluar musim ramai. Contohnya, toko perlengkapan rumah dan perusahaan minuman mendapat permintaan puncak di musim panas dan memiliki space gudang yang tak terpakai di waktu lainnya. Space gudang yang tersedia diluar musim ramai dapat disewakan secara jangka pendek, berbasis on-demand, menguntungkan pengirim yang membutuhkan space dan perusahaan yang memilikinya.

Share :
Subscribe to the Mospaze Blog

Get new posts delivered to your inbox

Follow Us On

Search In blog :